Kembali ke Berita
Kembali ke Berita
Berita COMICLS

Tren Local-Core 2026: Mengapa Pembaca Webtoon Mulai Jenuh dengan Isekai

Industri webtoon Indonesia 2026 mencatat pergeseran besar: pembaca mulai meninggalkan trope Isekai demi 'Local-Core'. Pahami faktor kejenuhan audiens dan bangkitnya narasi urban yang sangat relevan dengan keseharian.

Indonesia (Tiếng Indonesia)504 kata
Kejenuhan Isekai & Bangkitnya Local-Core 2026
Mengapa Trope Fantasi Mulai Ditinggalkan?
3 Pilar Sukses Genre Local-Core
Langkah Strategis bagi Kreator & Studio

Memasuki pertengahan 2026, industri webtoon Indonesia mengalami pergeseran selera audiens yang cukup drastis. Setelah bertahun-tahun didominasi oleh genre Isekai dan fantasi dengan latar ala Eropa, pembaca kini menunjukkan kejenuhan massal. Fenomena yang disebut sebagai 'Local-Core' mulai mengambil alih posisi puncak klasemen popularitas. Pembaca lebih tertarik pada cerita yang mencerminkan realitas mereka sendiri—mulai dari hiruk pikuk kota satelit, dinamika perkantoran di Jakarta, hingga horor urban yang berbasis pada mitos lokal yang jarang dieksplorasi.

  • Kejenuhan audiens terhadap trope fantasi standar (Isekai/Regresi) yang mencapai titik jenuh di 2026.
  • Bangkitnya minat pada 'Local-Core' yang mengedepankan relatabilitas visual dan naratif.
  • Pentingnya riset subkultur dan estetika urban Indonesia untuk memenangkan hati pembaca Gen Alpha.
  • Strategi adaptasi bagi kreator untuk beralih dari narasi generik ke penceritaan lokal yang kompetitif secara global.

FAQ

Apa itu genre Local-Core dalam webtoon?

Local-Core adalah genre atau pendekatan naratif yang mengedepankan identitas visual, bahasa, dan konflik yang sangat spesifik dengan budaya atau kehidupan sehari-hari di lokasi tertentu (dalam hal ini, Indonesia) untuk menciptakan imersi maksimal bagi pembaca lokal.

Apakah genre Isekai akan benar-benar mati di 2026?

Tidak sepenuhnya mati, namun mengalami evolusi. Isekai yang sukses di 2026 adalah yang menggabungkan elemen fantasi dengan 'Local-Core', misalnya karakter yang terlempar ke dunia lain namun membawa nilai-nilai atau gaya hidup yang sangat khas Indonesia.